Boneka

Kemarin masih ada
Bekas tangismu meradang
Ketika kau diejek nasib
sewaktu kau ditinggal mimpi

Disudut masih berpendar
sakitmu bercengkrama
dibuai pelan kecemasan
Seiring nyawa dilahap nestapa

Disini tadi ada
Jasadmu lepas dibuai tahlil
Terobang ambing ditimang tangis
Terasingkan oleh waktu

Sesudah semua disinilah aku
Hanya ditemani jeruji karat
Mengingatmu bahkan tidak laku
Toh aku juga sedang sekarat

Selamat tinggal selimutku
Tunggulah aku bersama penciptamu
Hingga kelak aku menyusulmu
Sebagai boneka dingin mu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s