Setelah Senja

suara malam suara yg sebenarnya
tidak ada satupun dusta
semuanya murni penderitaan

hawa malam perlahan menikam jiwa
mengusik mereka yang lemah hatinya

angin malam yang menerkam
masuk sampai ke inti jiwa
jiwa pejuang keadilan

malam berbicara
hanya yang terpilih mendengarkan

rencana malam
menaklukan penguasa

lampiasan malam
mengungkapkan rahasia alam

dingin, memeluk embun bersama handai taulan

sistematika dendam pribadi
sampai aspirasi yang hakiki

tangan malam
memeluk mereka yang pucat
berkeringat sepanjang hayat
menunggu rindu yg menyayat

bisikan malam
halus hinggap di daun telinga
perlahan menyadarkan
akan busuknya mereka
yang duduk manis di singgasana

tertawa diatas lautan keluh
bermain dengan kata
bercanda soal perempuan
mabuk di kolam berlian
menumpuk amarah malam
gelap mengerikan

rintihan malam
menghibur mereka yang letih digilas uang
desah mereka bagai racun
amat pengap menyesakkan,
membunuh akal sehat penggoda dosa
semerbak wangi tidak terlupakan

jeritan malam
sudah mencapai puncak abdinya
menagih janji tuhan yang bergema
berlalu tidak berarti

doa malam
kepada mereka yang telah kalah
kepada mereka yang hancur hidupnya
memancar disetiap sudut kota

habis malam lahirlah fajar
mengulang semuanya
megundang amukan malam
yang perlahan menipis kesabarannya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s